- TEMPLATE BLOG SEDANG RUSAK DAN DALAM PROSES PINDAH BLOG -
BLOG BARUNYA :
choliknf1998.blogspot.com 


BLOG TEMPLATE IS BROKEN AND IN THE PROCESS OF MOVING BLOG
THIS BLOG NEW :

Kamis, 15 Maret 2012

5 Mitos Seputar Pernikahan yang Takperlu Anda Hiraukan



Banyak mitos tentang pernikahan yang
dipercaya dapat membawa
kebahagiaan. Mitos tersebut
terkadang menimbulkan
ekspektasi yang tinggi bagi
mayoritas orang yang
merencanakan pernikahan.
Padahal, belum tentu mitos itu
benar dan yang terjadi malah
sebaliknya.

Berikut 5 mitos
seputar pernikahan yang
sebaiknya tidak perlu Anda
hiraukan:

1. Pernikahan dapat
Membuat Anda Tak
Kesepian Lagi.

Banyak sekali pasangan yang
membenarkan mitos tersebut.
Mereka menganggap bahwa
dalam pernikahan, semua hal
akan dijalani dan ditanggung
berdua. Jika sedang dirundung
masalah di kantor atau dengan
keluarga, mereka menganggap
akan ada pasangan yang
menemani sehingga mereka
tidak akan kesepian. Nyatanya,
beberapa wanita saat ini tetap
merasa kesepian meskipun
mereka telah menikah. Bagi
Anda yang kesepian dan
merasa bahwa pernikahan
merupakan solusinya, Anda
perlu berpikir dan
mengidentifikasi lebih jauh
tentang mitos tersebut.
Menikahlah karena Anda
memang ingin dan siap.

2. Dapat Melakukan
Hubungan Seksual Kapan
Saja.

Hasrat seksual dan frekuensi
Anda untuk melakukan
hubungan seks tergantung dari
libido masing-masing. Selain itu,
gairah seksual bisa saja
berkurang seiring
bertambahnya waktu. Pasangan
yang terus-menerus
bertengkar satu sama lain
,tentu tidak mendapatkan
kepuasan seks yang cukup. Jika
Anda berpikir bahwa
pernikahan dapat selalu
memuaskan hasrat seksual,
tidak sepenuhnya benar. Ada
kalanya pasangan tidak bisa
bercinta karena sudah terlalu
lelah akibat pekerjaan
menumpuk, sibuk mengurus
anak atau waktu yang sangat
terbatas. Menikah adalah hal
yang rumit, bukan sekadar
cara untuk melegalkan
hubungan seksual.

3. Wanita Tidak Perlu
Bekerja Setelah Menikah.

Mitos ini cenderung kurang
realistis. Dewasa ini, sesuai
dengan tuntutan berbagai
kebutuhan yang harus dipenuhi,
tampaknya sangat lumrah
apabila wanita juga harus
memiliki pekerjaan sendiri.
Memiliki suami bukan berarti
keadaan finansial Anda akan
membaik sehingga semua
kebutuhan yang sesuai dengan
gaya hidup dapat terpenuhi.
Pasangan Anda juga mungkin
akan terbebani dan sedikit
keberatan jika ia dituntut
untuk memenuhi semua
kebutuhan Anda.


4. Memiliki Keluarga Besar
yang Bahagia.

Semua orang yang berencana
menikah pasti juga ingin
memenangkan hati mertua dan
keluarga besar si pasangan.
Mereka memiliki ekspektasi dan
bahkan mereka yakin bahwa
keluarga pasangan akan
menyayangi dan mencintai
mereka layaknya keluarga
sendiri. Nyatanya, keadaan
yang ada bisa saja jauh dari
ekspektasi. Konflik, perbedaan
pendapat dan prinsip pasti
akan mewarnai setiap keluarga
besar. Berikanlah cinta dan
perhatian bagi keluarga besar
pasangan Anda, tapi jangan
terlalu berharap banyak.

5. Anak Akan Memperkuat
Ikatan Pernikahan.

Banyak yang menganggap
bahwa anak dapat memperkuat
kualitas pernikahan dan
meredakan konflik yang terjadi
pada pasangan yang telah
menikah. Namun, tidak jarang
yang terjadi adalah sebaliknya.
Bahkan penelitian yang
dilakukan oleh Brian Doss, PdD
dari Texas A&M University dan
Galena Rhoades, PhD, Scott
Stanley, PhD, serta Howard
Mark, PhD, dari University of
Denver menunjukkan bahwa
kepuasaan pernikahan lebih
cepat menurun pada pasangan
yang telah memiliki anak.

Jadi, sebelum memutuskan
untuk cepat memiliki anak
dengan alasan agar pernikahan
dapat menjadi lebih bahagia,
sebaiknya pertimbangkan
matang-matang aspek lain.
Apakah Anda berdua memang
menginginkan adanya anak
sekarang juga? Sudah siapkah
Anda dan pasangan untuk
memiliki anak?


Jangan lupa Share keTemenmu :)

Artikel Lainya:

Terimakasih anda sudah membaca artikel 5 Mitos Seputar Pernikahan yang Takperlu Anda Hiraukan Dengan URL http://choeliknf75.blogspot.com/2012/03/5-mitos-seputar-pernikahan-yang.html , Silahkan sebarkan artikel 5 Mitos Seputar Pernikahan yang Takperlu Anda Hiraukan, namun jangan lupa untuk meletakkan link 5 Mitos Seputar Pernikahan yang Takperlu Anda Hiraukan Sebagai sumbernya.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More